Program Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
      • Sejarah
      • Struktur Organisasi
      • Visi, Misi dan Tujuan
      • Akreditasi
    • Staf
      • Pimpinan
      • Tenaga Pendidik/Dosen
      • Tenaga Kependidikan
    • Program Studi
      • Buku Panduan Mahasiswa
      • Kurikulum
    • Fasilitas
  • Layanan
    • Akademik
      • Kurikulum
      • SOP BSS
      • Peraturan Akademik
    • Kemahasiswaan
      • Biaya Kuliah
      • Beasiswa
      • Penerimaan Mahasiswa Baru
      • Prestasi Mahasiswa
      • Organisasi Kemahasiswaan
  • Alumni
    • Kiprah Alumni
    • Direktori Alumni
    • Tracer Study
    • Registrasi Alumni
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda
    • Pengumuman
  • PPID
Program Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Beranda
  • Tentang

    Profil

    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Visi, Misi dan Tujuan
    • Akreditasi

    Staf

    • Pimpinan
    • Tenaga Pendidik/Dosen
    • Tenaga Kependidikan

    Program Studi

    • Buku Panduan Mahasiswa
    • Kurikulum
  • Layanan

    Akademik

    • Kurikulum
    • SOP BSS
    • Peraturan Akademik

    Kemahasiswaan

    • Biaya Kuliah
    • Beasiswa
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Prestasi Mahasiswa
    • Organisasi Kemahasiswaan
  • Alumni
    • Kiprah Alumni
    • Direktori Alumni
    • Tracer Study
    • Registrasi Alumni
  • Informasi
    • Berita
    • Agenda
    • Pengumuman
  • PPID

Magister Manajemen Bencana Unand Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Megathrust di Nagari Pilubang

Details
Admin By Admin
Admin
Dec 17, 2025
Hits: 31

Padang Pariaman-Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema Sosialisasi dan Edukasi Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Ancaman Megathrust di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Pilubang ini dihadiri oleh perangkat nagari, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan warga setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap potensi gempa besar dan tsunami yang bersumber dari zona megathrust di wilayah Sumatera Barat.

Pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan tim dosen Magister Manajemen Bencana Unand, yaitu Prof. Fauzan, Prof. Abdul Hakam, Bapak Rinaldi Eka Putra, serta perwakilan dari Mahasiswa MMB yang hadir sebagai pemapar materi sekaligus fasilitator diskusi. Melalui kegiatan ini, MMB Unand berupaya menjembatani pengetahuan ilmiah kebencanaan dengan kebutuhan praktis masyarakat di tingkat nagari.

Dalam pemaparannya, Bapak Rinaldi Eka Putra menjelaskan secara rinci mengenai ancaman megathrust yang berpotensi memicu gempa bumi besar di wilayah Sumatera. Ia menyampaikan bahwa secara geologis, Pulau Sumatera memiliki 19 segmen patahan aktif, dan 8 di antaranya berada di wilayah Sumatera Barat, sehingga menjadikan daerah ini sebagai salah satu kawasan dengan tingkat kerawanan gempa yang tinggi di Indonesia.

Lebih lanjut, Bapak Rinaldi menjelaskan bahwa ancaman gempa di Sumatera Barat tidak hanya berasal dari satu sumber. Gempa bumi dapat terjadi akibat aktivitas vulkanik yang dipicu oleh kegiatan gunung berapi, serta gempa tektonik yang disebabkan oleh pergerakan lempeng bumi, baik yang berada di daratan maupun di dasar laut. Khusus untuk gempa tektonik di zona megathrust, potensi dampak yang ditimbulkan dapat berupa guncangan kuat dan kemungkinan terjadinya tsunami, terutama bagi wilayah pesisir.

Sementara itu, Prof. Fauzan menekankan pentingnya peningkatan literasi kebencanaan masyarakat sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap karakteristik ancaman, tanda-tanda awal bencana, serta langkah-langkah evakuasi merupakan kunci utama dalam meminimalkan korban jiwa dan kerugian saat bencana terjadi.

Kesiapsiagaan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Pentingnya penguatan kapasitas komunitas lokal melalui edukasi berkelanjutan, simulasi evakuasi, serta integrasi pengetahuan kebencanaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat nagari.

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait potensi gempa dan tsunami, jalur evakuasi, serta peran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Nagari Pilubang terhadap isu kebencanaan, khususnya ancaman megathrust.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas berharap dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Nagari Pilubang dalam menghadapi potensi bencana gempa dan tsunami, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang tangguh dan siap siaga bencana di wilayah pesisir Sumatera Barat.

Unand Gelar Workshop Buku Kajian Megathrust: Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust

Details
Admin By Admin
Admin
Dec 17, 2025
Hits: 26

Padang, 15 Desember 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) melalui Program SIAP SIAGA Megathrust menyelenggarakan "Workshop Buku Kajian Megathrust" di Hotel Mercure Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan temuan, menyampaikan hasil kajian, dan mengumpulkan masukan penting sebelum buku ini diajukan kepada BNPB. Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan BPBD, Dinas terkait, akademisi, praktisi serta para ahli kebencanaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unand, Prof. Dr. Eng. Ir. Febrin Anas Ismail, MT, kegiatan ini mendapat sambutan positif. Ketua Panitia sekaligus Ketua Prodi Magister Manajemen Bencana (MMB) Unand, Prof. Dr. Eng. Ir. Fauzan, ST, MSc(Eng), menyampaikan bahwa workshop ini adalah upaya kolektif untuk menghasilkan panduan komprehensif untuk membangun kesadaran dan mempersiapkan diri menghadapi megathrust.

Buku kajian strategis ini disusun oleh Tim Ahli dari Program Magister Manajemen Bencana (MMB) dan Pusat Studi Bencana (PSB) Unand, yang terdiri dari pakar-pakar ternama: Prof. Dr. Eng. Ir. Febrin Anas Ismail, MT; Prof. Dr. Eng. Ir. Fauzan, ST, MSc(Eng); Prof. Ir. Abdul Hakam, M.T., Ph.D; Prof. Dr. Ir. Bambang Istijono, ME; Drs. Rinaldi Ekaputra, MSi; dan Prof. Yenny Narny, SS, MA, Ph.D. Pihak Unand mengumumkan bahwa buku ini direncanakan akan diterbitkan pada Akhir Desember 2025 dalam dua versi bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Karya ilmiah ini diharapkan dapat dijadikan referensi utama bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyusun kebijakan mitigasi bencana Megathrust, yang menurut BMKG, berpotensi besar terjadi di zona subduksi Selat Sunda dan Mentawai.

Dalam sesi diskusi yang diikuti oleh perwakilan BPBD, dinas terkait, dan komunitas, mayoritas masukan ditekankan pada pendekatan mitigasi non-struktural. Peserta menyoroti pentingnya penguatan peran keluarga, kelompok, komunitas, dan pemerintah nagari/desa sebagai garda terdepan. KOGAMI (Kelompok Siaga Tusnami) mengingatkan bahwa evakuasi mandiri berbasis peringatan alami (gempa) harus diakui sebagai sistem EWS yang paling utama dan andal, mengingat risiko kegagalan listrik pada EWS berbasis teknologi. Pengembangan EWS inklusif bagi penyandang disabilitas juga didorong sebagai kebutuhan mendesak.

Terdapat juga masukan teknis dan struktural yang penting. Peserta menyarankan agar buku ini mencantumkan pola pengulangan gempa historis, serta kajian diperluas meliputi dampak terhadap ekosistem dan lingkungan. Selain itu, analisis dampak bencana harus disesuaikan dengan lima kategori JITUPASNA (Infrastruktur, Ekonomi, Sosial, Permukiman, dan Lintas Sektor). Ancaman likuifaksi juga disorot, terutama di Padang (Air Pacah dan Pasir Jambak), dan disarankan agar Peta Likuifaksi dari Badan Geologi dijadikan acuan. Untuk evakuasi, penetapan batas fisik Tsunami Safe Zone (blue line) di pesisir dinilai sangat krusial.

Akhirnya, workshop menyimpulkan pentingnya buku ini mendorong implementasi kebijakan yang efektif, termasuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) yang terintegrasi. Dengan mengintegrasikan data ilmiah mutakhir dan kearifan lokal melalui masukan komunitas, buku ini diharapkan dapat menjamin kesiapsiagaan Sumatera Barat dalam dalam menghadapi skenario terburuk Megathrust.

UNAND PEDULI

Details
Admin By Admin
Admin
Dec 01, 2025
Hits: 27

CALL FOR PAPERS - The 5th ICDM 2026

Details
Admin By Admin
Admin
Nov 13, 2025
Hits: 25

THE 5th INTERNATIONAL CONFERENCE ON DISASTER MANAGEMENT [ICDM] 2026

The International Conference on Disaster Management (ICDM) serves as a global platform that unites researchers, policymakers, practitioners, and community leaders to exchange insights and innovations in the field of disaster management. Building on the success of its previous series, The 5th ICDM 2026 continues the commitment to advancing knowledge, fostering collaboration, and strengthening global resilience in the face of emerging disasters and climate challenges.

It is our great pleasure to welcome you on the 5th ICDM that will take place from 29 to 30 September 2026 in the Padang City, West Sumatra, Indonesia. In this series, the theme of 'Integrating Technology and Local Wisdom for Sustainable Disaster Management' is addressed from a multidisciplinary perspective, encompassing 16 sub-themes. The more research results, experience and knowledge shared, the wider the network formed, and thus the more effective future disaster management will be.

This event not only provides an avenue for academic discussion but also serves as a bridge between science, policy, and practice—encouraging participants to share lessons learned, innovative frameworks, and practical tools that can be implemented at local, national, and international levels. Through this collaboration, ICDM 2026 aims to strengthen global networks and contribute to shaping a safer and more sustainable future for all.

Website The 5 th ICDM dapat diakses pada link berikut : https://icdm.unand.ac.id/index.php/icdm

🌟 Organized by:
•Pusat Studi Bencana (PSB) and Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarat (LPPM) Universitas Andalas
•Fakultas Teknik and Sekolah Pascasarjana, Universitas Andalas

🏛 Venue: 
Convention Hall, Universitas Andalas Padang, Indonesia (The conference will be held in a hybrid format: both in-person and online via Zoom)

📚 Theme: 
Integrating Technology and Local Wisdom for Sustainable Disaster Management

📢 Importance Dates
Full Paper Submission Due: 1 July 2026
Camera Ready Submission Due: 31 August 2026
The Day of Conference: 29 - 30 September, 2026

💼 All accepted and presented papers will be published in scopus proceedings E3S Web of Conference

=========================
📄Template Word
https://docs.google.com/document/d/1vYLtG6O8RMnqkZkZTEsbvqIi1QVsql9p/export?format=docx

🌐 Learn more and register at
https://icdm.unand.ac.id

📞Contact us :
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

ICDMM ke-3 di UNAND: Menko AHY Dorong Sinergi Nasional Perkuat Ketahanan Bencana

Details
Admin By Admin
Admin
Oct 01, 2025
Hits: 29

Padang (UNAND) - Universitas Andalas (UNAND) kembali meneguhkan posisinya sebagai pusat kajian kebencanaan internasional dengan sukses menyelenggarakan The 3rd International Conference on Disaster Mitigation and Management (ICDMM) di Convention Hall, Selasa (30/9). Kehadiran Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., MA, bersama jajaran kementerian, menjadi sorotan utama dalam forum ini.

Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D., mengapresiasi kehadiran Menko AHY beserta jajaran. “Alhamdulillah dalam sepuluh hari terakhir mendapat kehormatan dikunjungi oleh Menteri Pertanian, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, serta hari ini Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Ini bukti nyata kepercayaan pemerintah terhadap peran UNAND dalam isu-isu strategis nasional, khususnya mitigasi bencana,” ungkapnya.

Menko Agus Harimurti Yudhoyono dalam pidatonya menekankan bahwa ICDMM merupakan forum penting yang relevan dengan situasi Indonesia saat ini. “Saya sangat bahagia dapat hadir dalam forum internasional yang sangat penting ini. Indonesia menghadapi tantangan besar, mulai dari bencana alam, krisis iklim, hingga tekanan urbanisasi. Karena itu, tata kelola risiko bencana harus diperkuat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ICDMM harus terus dikawal dari waktu ke waktu, bukan hanya karena relevansinya, tetapi juga karena urgensi mitigasi bencana yang semakin nyata. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan tiga agenda strategis yang menjadi perhatian utama pemerintah mulai dari global megatrends, Indonesia’s triple challenge, disaster mitigation and management, serta building resilient and sustainable infrastructure. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Indonesia telah melakukan beberapa langkah mitigasi yang terintegrasi, mulai dari hazard mapping dan risk assessment, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan simulasi, penyediaan stok logistik di daerah rawan seperti Mentawai, respons cepat yang terkoordinasi antara BNPB, BPBD, NGO, dan mitra internasional, hingga tahap pemulihan pasca bencana dengan prinsip build back better.

Dalam kesempatan itu, Menko AHY juga menyampaikan rencana kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur, sekaligus menyatakan terima kasih kepada UNAND yang telah siap menjadi tempat mitigasi akhir bagi masyarakat Kota Padang. “Terima kasih kepada UNAND yang telah menyiapkan ratusan hektare sebagai bagian dari mitigasi akhir. Inilah bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan bangsa,” tambahnya.

Di akhir kesempatan, Menko AHY menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya tahan bangsa. “Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media. Dengan kebersamaan, kita dapat menyiapkan Indonesia yang semakin tangguh menghadapi ancaman bencana,” tutupnya.(A)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

Disaster Workshop " Megathrust Disaster Risk Assessment in Indonesia"

Details
Admin By Admin
Admin
Sep 25, 2025
Hits: 19

Magister Manajemen Bencana akan Melaksanakan Disaster Workshop " Megathrust Disaster Risk Assessment in Indonesia"

Menjembatani Pengetahuan dan Aksi: UNAND Gandeng AIT Thailand dalam Upaya Reduksi Risiko Bencana

Menjembatani Pengetahuan dan Aksi: UNAND Gandeng AIT Thailand dalam Upaya Reduksi Risiko Bencana

Details
Admin By Admin
Admin
Feb 22, 2025
Hits: 60

Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman bencana di kawasan Asia Tenggara, peran perguruan tinggi dituntut tidak hanya sebagai penghasil pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu membangun kolaborasi lintas batas. Dengan semangat itulah Program Magister Manajemen Bencana (MMB), Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (UNAND), menjajaki kerja sama strategis dengan Asian Institute of Technology (AIT), Thailand. Penjajakan ini berlangsung dalam rangkaian kunjungan resmi delegasi UNAND ke kampus AIT di Bangkok, pada 22–25 Juli 2025.

Rombongan UNAND dipimpin oleh Prof. Dr. Eng. Febrin Anas Ismail, Ketua Majelis Wali Amanat UNAND sekaligus dosen Program Studi MMB. Turut hadir pula Prof. Dr.Eng. Fauzan, S.T., M.Sc.Eng. selaku Koordinator Program Studi, Prof. Yenny Narny, S.S., MA., Ph.D. sebagai Sekretaris Program, serta dua dosen senior yaitu Prof. Ir. Abdul Hakam, M.T., Ph.D. dan Prof. Dr. Bambang Istijono, M.Eng. Kunjungan ini menandai langkah awal dalam membangun jejaring akademik yang lebih luas dan berkelanjutan di bidang manajemen kebencanaan.

Menurut Prof. Dr. Eng. Febrin Anas Ismail, kerja sama ini bukan semata persoalan institusional, melainkan bentuk tanggung jawab moral akademisi dalam merespons tantangan kemanusiaan yang makin kompleks. “Bencana tidak mengenal batas negara, dan kolaborasi lintas institusi merupakan keniscayaan. UNAND perlu hadir dalam percakapan global ini, sekaligus memperkuat kapasitas dalam negeri dengan belajar dari lembaga-lembaga yang telah lebih dulu maju di bidangnya,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa diplomasi akademik seperti ini dapat menjadi motor penggerak perubahan yang lebih besar di tingkat masyarakat.

Delegasi UNAND disambut langsung oleh Prof. Sangam Shrestha, Dekan School of Engineering and Technology AIT, bersama Dr. Indrajit Pal dan para dosen dari program Disaster Preparedness, Mitigation and Management (DPMM). Pertemuan berlangsung dalam suasana yang konstruktif, mencerminkan komitmen kedua institusi untuk membangun kemitraan strategis yang berlandaskan kepentingan akademik serta berkontribusi nyata dalam menjawab tantangan kebencanaan di tingkat regional.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai agenda penting yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Sekolah Pascasarjana UNAND dan AIT. Fokus kerja sama meliputi penguatan kapasitas pendidikan pascasarjana, kolaborasi riset kebencanaan, pengembangan kurikulum yang kontekstual, serta program pertukaran akademik bagi dosen dan mahasiswa. Kedua pihak juga menjajaki peluang penyelenggaraan konferensi internasional bersama sebagai upaya memperkuat peran akademisi dan praktisi dalam merespons dinamika kebencanaan di kawasan Asia-Pasifik.

Isu strategis seperti kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa besar di zona Megathrust Mentawai turut menjadi pembahasan. Sebagai wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana geologi, Sumatra Barat membutuhkan pendekatan ilmiah dan kolaboratif untuk memperkuat kapasitas mitigasi dan pemulihan. Dalam konteks ini, kerja sama dengan AIT diharapkan mampu memperkaya perspektif sekaligus membuka ruang inovasi berbasis keilmuan.

Prof. Dr.Eng. Fauzan, S.T., M.Sc.Eng., menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang MMB UNAND untuk menjadi pusat unggulan pendidikan dan riset kebencanaan di Asia Tenggara. “AIT memiliki reputasi yang kuat dalam pengembangan kapasitas dan riset kebencanaan. Kolaborasi ini akan memperluas cakrawala akademik sekaligus memperkuat kontribusi nyata kita dalam pengurangan risiko bencana, baik di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, MMB UNAND berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam mewujudkan masyarakat tangguh bencana. Pendekatan yang diusung tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, dengan mengedepankan sinergi lintas disiplin dan lintas negara. Langkah ini menjadi cerminan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam membumikan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.

More Articles …

  1. Bangun Ketangguhan Lewat Riset: Mahasiswa Magister Manajemen Bencana Universitas Andalas Soroti Isu Banjir Bandang di Forum Internasional
  2. Tim Pengabdian Prodi MMB Unand Laksanakan Pengabdian di Aie Angek
  • 1
  • 2

Page 1 of 2

Bulan

  • (01) Januari 2
  • (02) Februari 1

Arsip Berita

  • 2025 (9)

Kontak

Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Indonesia

Phone : (0751) 71088
Email : prodimmbunand@gmail.com

Senin - Jum'at : 07.30-16.00 WIB

TPL_FOLLOW_US
Youtube
Facebook
Instagram
Dribbble

Informasi

  • PPID
  • Pustaka
  • Pusat Bahasa
  • Universitas Andalas
  • Sekolah Pascasarjana
  • Smart Search
  • Direktorat Teknologi Informasi

Sistem Informasi

  • iLearn
  • Sipena
  • Wisuda
  • Single Sign On (SSO)
  • Email Institusi (Microsoft 365)

© 2025 | Program Magister Manajemen Bencana